Apa Itu Forex

April 26, 2008 at 8:56 am | In My Post | Leave a Comment

Mungkin anda semua sudah tahu definisi forex trading online, yaitu jual beli mata uang asing yang dilakukan secara berpasangan (paired) dengan menggunakan leverage dan margin. Dan mungkin ada banyak lagi pengertian-pengertian lain yang anda sudah ketahui. Tapi yang sering dilupakan oleh kebanyakan trader, terutama trader pemula, adalah bahwa forex merupakan suatu bisnis yang bersifat high risk-high gain. Kebanyakan trader hanya melihat dari sisi high returnnya saja tanpa memperhatikan sisi high risknya. Maka jangan heran jika banyak trader pemula yang bermimpi menjadi kaya dengan waktu yang cepat dari forex. Mimpi itu mungkin saja terjadi, tapi mungkin juga yang terjadi justru kebalikannya. Modal habis ludes hanya dalam waktu sekejap. Itulah yang sering dilupakan dan tidak disadari oleh para trader.

Pola pikir seperti ini timbul salah satunya disebabkan karena belum adanya pemahaman yang bersifat jangka panjang. Keuntungan jangka pendek, singkat tanpa memikirkan bahwa masih banyak hari esok yang harus dilalui dalam market yang gila ini.

Saya sendiri punya pengandaian untuk bisnis ini. Bisnis forex itu seperti membangun sebuah rumah, ada bagian pondasi (bawah) dan ada bagian atas (dinding dan atap). Dalam sebuah rumah peran pondasi adalah sebagai kuda-kuda yang mencegah rumah ambruk, goyang atau miring. Dalam forex, peran pondasi ini sama dengan money management dan risk management. Dengan penerapan yang disiplin dari keduanya diharapkan kebangkrutan (rumah ambruk) dapat diminimalisir. Anda tentu sudah pernah mendengar cerita bahwa 95% trader mengalami kebangkrutan (margin call). Bagian kedua dari sebuah rumah adalah bagian atas atau bangunan. Dari bagian bangunan ini kita dapat melihat bagus atau tidaknya sebuah rumah. Kesan mewah atau sederhana, model modern atau konservatif, dan sebagainya bisa kita nilai dari bentuk bangunan sebuah rumah. Dalam bisnis ini, bangunan saya samakan perannya dengan market analisys, eksekusi, trading strategy dan lain sebagainya yang menentukan profit tidaknya seorang trader. Fundamental, teknikal atau kombinasi keduanya, longterm atau short term, dan banyak pengelompokkan-pengelompokkan lainnya, semua disesuaikan dengan karakter trader yang bersangkutan bagaimana dia membangun “rumahnya” untuk mencapai tujuan tradingnya.

No Comments Yet »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.