What A Sentimental..

June 14, 2009 at 12:52 pm | In My Post | 3 Comments

Tidak terasa sudah setahun lebih saya menulis dalam blog ini. Saya suka menulis, karena ternyata banyak yang membaca dan bahkan merasa terbantu setelah membaca tulisan-tulisan saya. Pada awalnya tujuan saya menulis hanyalah sebagai bentuk aktualisasi diri, dimana saya membaca, merasakan dan memperoleh pemahaman kemudian saya tuliskan kembali. Tapi setelah berlangsung sekian lama, saya mulai menikmatinya, terlebih banyak tanggapan positif yang membuat saya terus termotivasi untuk menulis.


Dalam setiap tulisan yang saya buat, saya selalu berusaha menyampaikan optimisme dan juga jalan keluar yang menurut saya adalah yang terbaik yang bisa dilakukan. Tapi dalam tulisan kali ini mungkin sedikit agak berbeda dari tulisan-tulisan sebelumnya. Ya saya akan bercerita sedikit mengenai diri saya. Jadi mohon maaf kalau dalam tulisan kali ini agak bersifat sentimentil.

Siapakah saya? Saya adalah seorang yang biasa-biasa saja. Dilahirkan di keluarga sederhana dan dibesarkan di daerah pedesaan. Ketika saya lulus dari SMA, saya berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan kemudian saya mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN). Tetapi hasilnya gagal karena memang saya kurang persiapan. Saya sangat kecewa sekali, karena orang tua saya ketika itu tidak mampu jika menyekolahkan saya di perguruan tinggi swasta yang saya inginkan. Ketika itu saya sangat putus asa, begitu putus asanya saya sampai-sampai setiap bulan Juni saya selalu ingat akan kegagalan ini. Hari-hari saya lalui tanpa semangat, luntang lantung tanpa tujuan. Tetapi ketika itu saya bertanya kepada diri saya sendiri, apakah saya akan selalu menjadi begini? Jawabannya tentu tidak. Saya harus bangkit dan mempersiapkan diri untuk ujian tahun depan.

Semua orang mungkin pernah mengalami keterpurukan. Tapi tentu tidak perlu untuk terus terlarut dengan keterpurukan itu. Terimalah hidup dan lihat selalu sisi baiknya. Penting sekali untuk selalu look at the big picture. Memang benar mungkin sekarang anda sedang di bawah, tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Penting sekali untuk menyadari bahwa setiap orang memiliki kelebihan tersendiri. Dan membandingkannya dengan orang lain tidaklah berguna. Terimalah siapa diri anda, dan berpikirlah optimis untuk masa depan. Dan jika anda selalu ingat untuk tidak peduli dengan apa yang akan terjadi, maka anda memiliki inner worth, yang dapat anda gunakan untuk membangun dan menjaga mental yang anda butuhkan untuk melangkah ke depan. Salam sukses.

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. oke master…keep the spirit… pokoknya maju terus pantang mundur lah… seperti kata pepatah ” kalo ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”…:D

    regards,

    sparrow

  2. oke toet jangan putus asa, dilarang menyerah, semoga sukses selalu buat anda :-)

  3. salam, master :)
    semoga sukses selalu… keep the spirit alive… :)


Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.