Forex adalah Bisnis

May 24, 2008 at 1:23 am | Posted in My Post | Leave a comment

Baru saja saya membaca pertanyaan dari sebuah milis, pertanyaan nya kurang lebih begini: apakah penghasilan seorang trader tidak pasti, baik dalam jumlah dan waktu? Yup. Saya berani jawab bahwa penghasilan seorang trader tidak dapat dipastikan sekalipun trader tersebut adalah seorang ‘master’.

Forex adalah bisnis dan seperti bisnis-bisnis yang lain, ketidakpastian adalah masalah pokok. Mungkin ada beberapa jenis bisnis yang tingkat kepastiannya lebih besar terutama setelah bisnis tersebut sudah berjalan beberapa lama. Atau dengan kata lain kemungkinan keuntungan yang diperoleh lebih besar dan stabil (kontinu) setelah bisnis/usaha tersebut dijalankan setelah beberapa lama. Begitu juga dengan forex. Kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan yang stabil dan kontinu mungkin saja terjadi, tapi bukan berarti tidak akan mungkin merugi. Sesuai dengan sifatnya, forex adalah bisnis yang sangat-sangat likuid. Uang dapat dengan mudah sekali masuk dan keluar. Sifat likuid ini bisa menjadi keuntungan dan kerugian.

Saya juga pernah membaca tulisan mengenai level-level trader (sayang saya lupa URL nya). Di tulisan itu disebutkan bahwa di level terakhir seorang trader akan memasuki fase financial freedom. Financial freedom adalah sebuah tahap dimana anda tidak mempunyai masalah keuangan, apapun yang anda inginkan, selama masih bisa ditukar dengan uang, anda pasti bisa mendapatkannya. Well, saya punya pengandaian tentang hal ini. Jika anda memiliki bisnis sebuah warung rokok kecil di pinggir jalan, mungkinkah anda akan mencapai tahap financial freedom? Jawaban anda pasti kecil sekali kemungkinannya. Dan bagaimana jika anda memiliki sebuah perusahaan/pabrik rokok? Mungkinkah anda mencapai tahap financial freedom? Jawabannya tentu saja lebih besar kemungkinannya bila dibandingkan dengan sebuah warung rokok. Tapi ada satu yang perlu di ingat, seorang pemilik pabrik rokok memiliki risiko yang lebih besar ketimbang seorang pemilik warung rokok. Seorang pemilik pabrik rokok memiliki kemungkinan kehilangan pabrik sedangkan seorang pemilik warung rokok memiliki risiko kehilangan sebuah warung. Demikian juga dengan forex (tentunya secara konseptual).

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: