Sulitnya Mengubah Kebiasaan Buruk

May 27, 2008 at 6:58 pm | Posted in My Post | Leave a comment
Tags: ,

Trader-trader top sudah sangat disiplin dalam tradingnya. Mereka membuat aturan-aturan untuk kegiatan trading mereka dan dijalankan dengan disiplin tinggi. Disiplin adalah kunci dari profitable trading. Tanpa disiplin kita tidak mungkin dapat menguasai ego, percaya kepada pasar, memiliki keyakinan diri dan lain-lain. Tetapi pada kenyataannya untuk menjadi disiplin tidaklah mudah.

Mungkin banyak dari trader yang memulai tradingnya dengan sebuah trading plan yang sudah baik. Tapi dalam pelaksanaannya, trading plan tersebut terlupakan dan ketika modal sudah habis baru muncul kesadaran bahwa trading plannya tidak dijalankan dengan disiplin. Saya sendiri pernah mengalami hal serupa, dan jujur saja kejadian ini terjadi berulang-ulang. Dan yang lebih buruknya lagi, pada masa-masa itu terbentuklah kebiasaan-kebiasaan buruk yang akhirnya menjurus kepada pembentukan mental trading, dan sudah pasti mental yang terbentuk tersebut jauh dari mental disiplin yang dibutuhkan untuk menjadi seorang profitable trader.

Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan adalah membiarkan posisi floating loss berlarut-larut tak karuan dengan harapan tren akan berbalik dan loss akan berkurang atau bahkan menjadi profit. Sebenarnya kita sudah tahu dan sadar bahwa posisi tersebut mau tidak mau harus di cut, tapi sangatlah sulit untuk mau mengakui kekalahan. Mungkin beberapakali teknik floating ini berhasil sesuai harapan. Tapi tahukah anda bahwa sebuah mental trading yang salah telah terbentuk.

Kebiaasan buruk lainnya adalah melewati batas risiko. Seorang trader membuka sebuah posisi dengan persentase quantity yang tidak realistis dengan jumlah margin yang tersedia. Setelah beberapakali berhasil, dia akan mulai untuk melupakan risiko dan akhirnya muncul suatu kepercayaan bahwa dia akan sukses dengan cara demikian. Rasa takut akan risiko menghilang dan percaya bahwa kerugian yang sudah diderita nantinya bisa ter cover. Mungkin kalo seorang newbie wajar saja trading dengan cara seperti ini, tapi menurut pengamatan saya banyak sekali trader yang sudah berpengalaman bertahun-tahun tetap saja memiliki mental seperti ini, dan ketika margin tinggal sisa sedikit baru sadar tidak ada yang bisa dilakukan lagi kecuali inject. Adalah vital untuk selalu mengatur risiko. Ingatlah kembali kata-kata ini: trade your plan and plan your trade.

Kembali lagi ke masalah kebiasaan buruk, mungkin pertanyaan-pertanyaan ini perlu kita tanya kembali ke diri kita; Kenapa saya butuh sebuah trading plan? Siapa yang peduli berapa besar anda menang? Yang pentingkan profit. Memasuki pasar seenaknya tanpa trading plan yang jelas dapat mempengaruhi kemampuan anda untuk disiplin dimasa yang akan datang. Ketika anda trading tanpa planing, anda akan mendapatkan kekurangdisiplinan dan mulai yakin bahwa trading plan itu bisa dinomor sekiankan.

Memperoleh profit yang tidak sesuai dengan trading plan anda memungkinkan anda untuk melupakan trading plan anda di masa yang akan datang. Anda akan berpikir “dengan begini sama saja, klo ga profit ya loss”. Tapi ingatlah strategi trading seperti ini hanyalah bersifat jangka pendek, tanpa disiplin akhirnya hanya kerugian yang didapat.

Membuat planning dan menjalankannya dengan displin merupakan hal yang vital. Jika anda trading dengan sembrono maka hasilnya adalah perilaku “seenak udel” yang pada akhirnya membentuk kebiasaan buruk. Ingat selalu bahwa hanya disiplin yang menentukan profit. Trading hanyalah masalah law of averages. Profit total diperoleh dari sekian kali trading. Seperti permainan bola basket. Semakin sering anda melempar bola ke basket, maka semakin besar kemungkinan memperoleh poin. Dan seorang pemain basket yang handal adalah pemain yang bisa memasukkan bola terus menerus secara kosisten, dengan kata lain jika ada kesempatan untuk memasukkan bola kemungkinan lemparannya akurat diharapkan makin besar. Untuk mencapai tahap itu, pemain tersebut harus berlatih dengan satu macam teknik melempar bola saja dulu. Jika pemain tersebut berlatih dengan bergonta-ganti teknik melempar bola yang berbeda-beda maka makin sulit untuk mencapai keakuratan yang diinginkan. Begitupula dengan trading. Seorang trader harus disiplin, disiplin mengikuti aturan-aturan trading plannya untuk tiap posisi yang dibuat. Dengan disiplin tersebut berarti telah memberikan law of average waktu untuk bekerja. Tapi jika trading dengan cara kadang mengikuti trading plan dan di waktu berikutnya tidak sesuai plan, yang terjadi adalah kekacauan probabilitas trading plan itu sendiri, dan seperti yang sering terjadi, berakhir dengan kerugian.

Dengan disiplin maka timbullah probabilitas. Jangan biarkan kemenangan tak terencana mengacaukan kedisiplinan anda. Ikuti terus trading plan, dan terus yakinkan kepada diri anda jika anda mengikuti trading plan tersebut anda akan memperoleh keuntungan yang bersifat jangka panjang.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: