Obyektif, Bebas dan Kreatif

July 30, 2008 at 2:43 am | Posted in My Post | Leave a comment

Pembelaan diri adalah mekanisme pembenaran yang mujarab. Sulit untuk melihat hal-hal yang tidak ingin kita lihat. Hal ini terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita maupun dalam trading. Contoh yang paling mencolok adalah ketika seorang trader melakukan pembelaan diri sewaktu floating loss. Seberapa sering anda mendengar pengakuan trader yang berterus terang kalau dirinya sedang loss? Mungkin dia memakai persentase margin yang cukup besar. Mungkin juga dia lupa tidak memasang stop loss dan kemudian berharap ada keajaiban yang membuat market berbalik arah sesuai posisinya. Kondisi seperti inilah pembelaan diri beraksi. Dia menjadi kehilangan obyektifitas, tapi sebenarnya jika ego/emosi disingkirkan dia akan melihat dengan sudut pandang yang berbeda. Dia akan mampu melihat bahwa sebuah kegagalan sedang terjadi. Terkadang kita tidak habis berpikir kenapa kejadian seperti itu bisa dibiarkan. Kenapa tidak di akui saja kalau memang sudah loss, selanjutnya kan bisa trading lagi dengan semangat yang baru. Seorang newbie pada umumnya tidak mau rugi. Mereka takut akan kerugian dan akibatnya tidak bisa berpikir jernih.

Continue Reading Obyektif, Bebas dan Kreatif…

The Impossible Dream (lanjutan)

July 27, 2008 at 12:18 am | Posted in My Post | 2 Comments

Kebanyakan trader membuat tujuan yang tidak realistis untuk trading mereka. Mereka bermimpi kesuksesan yang dapat di raih dengan mudah, seperti misalnya menyulap ratusan dolar menjadi uang yang cukup untuk dipakai seumur hidup. Sangatlah menyenangkan bermimpi seperti itu, tapi kenyataannya sulit sekali untuk mewujudkan mimpi seperti itu dibawah kondisi market yang tidak pasti dan dengan modal yang sebesar itu. Pada akhirnya mimpi itu hanya akan membuat anda kecewa. Bangunlah dari mimpi itu dan buatlah planning dengan tujuan yang lebih realistis.

Continue Reading The Impossible Dream (lanjutan)…

The Impossible Dream

July 26, 2008 at 2:08 pm | Posted in My Post | 2 Comments

Menggapai mimpi yang tak mungkin berarti mencoba sesuatu yang mustahil, melawan semua rintangan, menghadapi semua kesengsaraan, berjalan kearah kengerian, membenarkan kebenaran yang salah, mengasihi dengan ketulusan dan kemurnian, menggapai ketika tangan terasa berat, meraih bintang dilangit. Itulah tantangannya. To follow the star. Tidak peduli betapa sia-sianya, tidak peduli betapa jauhnya. Mungkin terdengar naif jika kita mengejar sebuah tujuan yang mulia, tapi itulah yang banyak dilakukan oleh kebanyakan trader. Mereka membuat target yang tak mungkin untuk diri mereka dan akhirnya justru tidak produktif.

Continue Reading The Impossible Dream…

Winning Mentality

July 20, 2008 at 1:02 am | Posted in My Post | Leave a comment

Seberapa besar keyakinan anda untuk meraih profit hari, minggu, atau bulan ini? Berita-berita yang dirilis tampaknya membuat market semakin bergerak tidak jelas arahnya. Krisis di industri perbankan, melambungnya harga minyak, inflasi hingga jebloknya housing market membuat banyak investor kehilangan keyakinan untuk profit di market, tapi tidak demikian dengan anda bukan…? Selalu ada kesempatan bagi orang-orang yang mau terus berusaha mencari strategi dalam bisnis ini, tapi strategi saja tidaklah cukup. Dibutuhkan juga sebuah mentalitas yang yang tepat untuk berkecimpung dalam bisnis trading.

Continue Reading Winning Mentality…

Sombong

July 16, 2008 at 1:56 am | Posted in My Post | 2 Comments

Saya pernah chatting dengan salah seorang teman, katanya: Seringkali saya punya keinginan untuk show off trading record saya, yahh sekedar untuk membuktikan bahwa saya benar atau hanya sekedar untuk membuktikan kepada trader-trader lain bahwa saya profitable. Apakah ini sikap yang baik atau buruk? Haruskah saya menyingkirkan perasaan seperti ini? Begitulah kurang lebih hasil chat saya dengan teman saya tersebut.

Continue Reading Sombong…

Menerima Kenyataan – part 2

July 9, 2008 at 3:44 am | Posted in My Post | 1 Comment

Ketika trading di market, ketidakpastian adalah sebuah fakta. Tapi banyak trader tidak suka atau tidak mau mengakui fakta itu karena mereka tidak mau mempertaruhkan uangnya dalam sebuah ketidakpastian. Mereka mencari kepastian dan ketepatan. Saya sering sekali melihat, di chat room atau forum-forum, trader (atau mungkin sering disebut master) mengajari trader lainnya untuk menggunakan berbagai macam indikator. Atau para penjual software trading yang mempromosikan softwarenya mampu membantu penggunanya untuk memprediksi market dengan mudah. Tapi ketahuilah, trading tidaklah precise dan mudah. Trading bukanlah ilmu pasti. History only repeats itself when it does. Dan sebuah pola mungkin hanya terbentuk pada satu kondisi market saja.

Continue Reading Menerima Kenyataan – part 2…

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.