Enter The Zone

September 20, 2008 at 12:34 am | Posted in My Post | Leave a comment

Ketika anda mendekati secara diam-diam seekor kucing atau anjing, maka hewan tersebut akan lari atau menggonggong. Kucing atau anjing tersebut takut, kemudian bereaksi dan selesai. Hanya sesederhana itu. Lain halnya dengan manusia, manusia sedikit lebih rumit/kompleks. Manusia berpikir dengan cara yang lebih rumit (complicated). Manusia bisa saja merasa terganggu (sedih, khawatir, cemas dsb) hanya dengan berpikir tentang hal-hal yang tidak diinginkannya. Ketika anda sedang melakukan trading, anda bisa saja cemas, khawatir, takut dan lain sebagainya. Anda akan berpikir; jangan-jangan stop loss nya nanti kena, aduh nanti rugi nih dan sebagainya. Karena berpikir, manusia bisa merasa takut, cemas, khawatir dan kemudian menjadi sedih. Semua itu hanya karena berpikir. Dan jika anda tidak berhati-hati, semua rasa takut, cemas, khawatir dsb tersebut bisa menjadi semacam tekanan bagi anda dan akhirnya anda kesulitan untuk berkonsentrasi. Winning trader melakukan tradingnya dengan mental yang layak. Mereka tidak cemas mengenai konsekuensi yang mungkin harus ditanggung dari apa yang telah mereka perbuat. Bahkan sebaliknya, mereka fokus pada saat itu, mereka fokus hanya pada apa yang sedang terjadi saat itu.

Dalam kondisi atau aktifitas lain di luar trading apakah anda fokus hanya pada apa yang sedang terjadi saat itu? Kapan anda tenang, relaks dan percaya diri? Kapan anda enter the zone? Seringkali manusia mengambil risiko yang tinggi dalam kehidupan sehari-harinya tapi sering juga tidak peduli pada konsekuensinya. Misalnya ketika anda mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi di jalan raya, mungkin saja ban mobil yang anda kendarai tersebut pecah dan menyebabkan kecelakaan yang serius, tapi pernahkah anda peduli atau memikirkannya? Dan saya yakin masih banyak contoh-contoh aktifitas lain yang berisiko tinggi dalam kehidupan sehari-hari kita. Kita sering tidak cemas dengan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Kita hanya fokus pada apa yang terjadi pada saat itu. Jika dalam contoh diatas, kita hanya fokus pada bagaimana kita mengendalikan mobil yang kita kendarai. Lalu kenapa dalam trading kita tidak bisa tenang-tenang saja? Jawabannya tentu saja karena ada uang kita yang kita ‘pertaruhkan’ di situ. Kita jadi over-think. Kita cemas. Kita panik. Tapi seharusnya jangan seperti itu. 😉

Coba anda ingat tentang aktifitas berisiko yang anda lakukan tapi anda tetap bisa tenang pada saat mau atau sedang melakukannya. Kenapa anda bisa tenang (nyaman)? Apa yang anda pikirkan saat itu? Apa yang sedang anda lakukan pada saat itu? Kita kembali pada contoh mengendarai mobil tadi. Mengendarai mobil adalah salah satu peristiwa ‘enter the zone’ yang sering kita alami. Kenapa? Pertama, karena mengendarai merupakan kegiatan yang over-learned. Mungkin ketika kita masih baru pertama kali (tahap belajar) kita merasa takut dengan terjadinya kecelakaan. Tapi ketika kita semakin berpengalaman dalam mengendarai, kita menjadi mempercayai diri kita bahwa kita memiliki skill mengendarai, dan di dalam hati kita, kita percaya bahwa kita memiliki kemampuan untuk mengindari skenario terburuk. Sama halnya dengan trading. Jika anda cukup berpengalaman dan berpraktik, anda akan menjadi percaya dan yakin kepada diri sendiri bahwa anda bisa menghandle segala macam kemungkinan dan anda akan merasa lebih nyaman.

Ada dikatakan bahwa kita akan bisa merasa nyaman jika kita berada dalam ‘zona nyaman’ (comfort zone). Yang artinya, kita tahu apa yang bisa kita lakukan dan dalam kondisi apa. Misalnya, jika anda memiliki pengalaman mengendarai mobil Ferrari, anda mungkin akan mudah saja untuk membelokkan Ferrari tersebut di tikungan 90 derajat dengan kecepatan 100 km/jam. Tapi lain halnya jika anda mengendarai VW Kodok tua (bukan yang baru lhoo) tanpa pengalaman mengendarai sebelumnya, anda pasti akan berpikir ulang dulu untuk membelok dengan kecepatan 100 km/jam. Dengan pengalaman, anda memahami kemampuan anda dan juga mobil yang anda kendarai. Dan juga, anda tidak akan mengendarai dengan cara yang sama dalam kondisi yang lain/berbeda. Misalnya mengendarai Ferrari atau VW tadi dengan ban yang sudah tipis dan cuaca hujan, tentunya anda tidak akan mau untuk ngebut bukan? Ban yang tipis menyebabkan licin di jalan yang basah. Penting untuk mengetahui seberapa baik teknik mengemudi anda dan teknik anda itu paling baik digunakan dalam kondisi yang seperti apa. Begitu juga halnya dengan trading. Pahami apa yang bisa dan tidak bisa untuk anda lakukan, dan anda akan merasa lebih nyaman. Dan jika anda memahami kondisi market seperti apa yang paling cocok dengan trading style anda, anda akan memaksimalkan kemungkinan untuk sukses.

Hal lain apa yang membantu anda untuk mengendarai mobil dengan nyaman? Konsentrasi pada apa yang sedang anda lakukan pada saat itu. Ketika anda khawatir tentang orang lain yang mengendarai mobilnya dengan ceroboh, anda akan sedih dan akan keluar dari the zone. Dalam trading, jika anda khawatir dengan performa anda sebagai trader, anda akan menjadi ragu-ragu dan akhirnya menjadi error, atau gagal untuk mengambil tindakan tegas.

Memang benar trading itu risky, tapi begitu juga dengan kehidupan kita sehari-hari. Bedanya hanya kita tidak berpikir kemungkinan terburuk meskipun kita mengendarai dengan anak-anak kita di dalam mobil itu juga. Kita hanya berkonsentrasi pada apa yang sedang kita lakukan, jangan mengambil risiko yang tidak perlu, dan jangan melakukan sesuatu yang berada di luar kemampuan kita. Terapkan ini pada trading anda. Pahami level skill anda, perbanyak pengalaman, dan trading hanya pada kondisi market yang optimal, dengan begitu anda akan trading dengan mental yang layak.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: