Mengontrol Emosi

September 21, 2008 at 12:59 am | Posted in My Post | Leave a comment

Ketika kita sudah membuka sebuah trade dan ternyata market bergerak melawan dengan apa yang kita harapkan, mungkin anda akan merasa khawatir dan cemas. Bayangan kerugian akan menghantui pikiran anda terlebih jika kondisi ini terjadi di luar dari yang anda sudah perkirakan. Kepanikan akan mendasari semua tindakan anda dan atau penyangkalan-penayangkalan akan muncul di kepala anda. Seperti inikah cara trading seorang winning trader?

Fleksibel dan open mind adalah ciri khas seorang winning trader. Dengan menjadi fleksibel seorang trader akan mau untuk mengakui kekalahan. Mau dan sadar sepenuhnya bahwa dirinya adalah seorang manusia, yang pasti memiliki kelemahan dan keterbatasan. Dan sebagai seorang pemenang, seorang winning trader akan selalu memandang ke depan dengan penuh keoptimisan, dia tidak akan terlarut dalam kekecewaan dan penyesalan atas kerugian yang sudah terjadi. Dengan pola pikir seperti itu, seorang trader akan selalu memiliki pikiran yang obyektif dan lebih mampu untuk membaca market dengan tepat dan layak.

Memang sulit untuk mengontrol emosi ketika uang anda berada dalam sebuah kondisi yang penuh dengan ketidakpastian (baca: market). Ketika kita melihat monitor komputer kita, mungkin yang terpikir hanyalah kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di masa depan, entah itu profit ataupun loss. Berikut ini saya berikan strategi untuk mampu mengontrol emosi anda.

Pertama, lihat dan kaji kembali pemahaman anda mengenai kerugian (loss), dan ketahuilah mencoba untuk menghindari kerugian akan memicu kekecewaan dan keputusasaan. Banyak trader yang mencoba segala cara untuk mencapai kesempurnaan. Segala macam strategi, indikator dan sebagainya digali dan diuji coba. Tetapi ketika mengalami kegagalan (loss) yang timbul adalah kekecewaan, putus asa atau bahkan penyangkalan. Seperti yang sudah saya tuliskan pada artikel-artikel saya sebelumnya, tidak ada satu strategi, indikator atau apapun namanya yang bisa dengan sempurnanya memberikan keuntungan kepada pemakainya. Tidak ada holygrail dan saya jamin itu. Pandanglah kerugian sebagai sebuah fakta dan kewajaran dalam hidup ini, begitu pula dengan bisnis termasuk bisnis forex. Dengan memiliki pemahaman seperti ini, anda tetap bisa untuk berpikir positif mengenai trading, bukannya terus terlarut dalam kekecewaan, penyesalan dan perasaan sejenis yang justru kalau anda tetap pikirkan seperti itu, akan menjadi awal untuk kerugian-kerugian selanjutnya dalam trading anda. Pikirkan untuk jangka panjang, meskipun anda menderita kerugian bukan berarti anda tidak bisa profit pada akhirnya. Trading is a marathon not a sprint. Hadapi fakta bahwa anda rugi dan singkirkan selimut kekecewaan yang ada dalam “paket” kerugian itu. Dengan berpikir seperti ini, tidak saja obyektifitas yang anda dapat tapi juga ketahanan untuk menghadapi rintangan yang selalu menghalangi anda untuk sukses.

Kedua, penting sekali untuk membatasi risiko dan juga trade hanya dengan uang yang anda afford to lose. Jika anda sudah tahu berapa kemungkinan maksimum loss yang mungkin anda derita, anda akan bisa jauh lebih tenang dalam trading anda. Jangan pernah underestimate dengan pentingnya risk/money management. Market penuh dengan ketidakpastian dan jika anda merisikokan jumlah yang cukup signifikan dari seluruh isi akun anda dalam satu trade (single trade) saja, anda bukan saja memungkinkan habisnya modal di akun anda tetapi juga phychological capital anda.

Dan yang terakhir, jika kondisi pribadi dan lingkungan anda tidak mendukung anda untuk bisa berpikir secara jernih, sebaiknya anda jangan mencoba untuk trading. Dengan off dari trading mungkin berarti anda tidak akan memperoleh profit, tapi tidak akan menderita rugi juga kan… Pastikan semuanya mendukung, baik diri anda sendiri maupun lingkungan di sekitar anda. Selain itu, ketika anda off dari trading, anda bisa memulihkan obyektifitas anda, lebih tenang dalam mengevaluasi trading plan anda, dan memikirkan pilihan-pilihan apa yang anda miliki.

Trading adalah bisnis yang sangat stressful. Ada tekanan untuk melakukan yang terbaik, dan kebutuhan untuk melakukan yang terbaik tersebut dapat mempengaruhi kemampuan anda untuk membentuk winning mindset yang dibutuhkan untuk bisa mencapai financial succes. Dengan tetap mempertahankan harapan yang realistis ketimbang terpuruk dalam kekecewaan, anda mampu untuk tetap obyektif, bebas dan kreatif. Dan ketika anda mencapai semua itu, anda telah meningkatkan kemungkinan untuk mampu menaklukkan market. Salam sukses!!

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: