Disiplin adalah Kerja Keras

November 23, 2008 at 1:16 pm | Posted in My Post | 3 Comments

Disiplin adalah sebuah kerja keras. Dan seperti yang kita ketahui disiplin bukan hanya sulit tetapi juga melelahkan. Coba anda perhatikan seorang mahasiswa yang menghabiskan waktunya di perpustakaan untuk belajar agar bisa lulus dengan nilai tertinggi di kelasnya. Atau atlit profesional yang berlatih berjam-jam setiap harinya agar bisa tampil menjadi yang terbaik. Semua itu adalah contoh dari disiplin. Dalam kehidupan sehari-hari, kebanyakan orang tidak menunjukkan dedikasi dan disiplin seperti itu agar bisa mencapai peak performance. Dalam trading, trader terus menerus berjuang untuk mengendalikan diri dan mengikuti trading plannya. Butuh usaha yang keras, melelahkan dan mungkin juga membosankan.

Semua aspek kehidupan membutuhkan disiplin untuk bisa sukses. Dari mengendarai kendaraan sampai pola makan, semua membutuhkan disiplin. Tapi sayangnya, disiplin membutuhkan kerja keras dan juga membosankan. Untuk bisa melihat seberapa sulitnya menjadi disiplin, coba anda pikirkan seberapa sering anda melanggar rambu lalu lintas, seberapa sering anda ngebut dan tidak memperhatikan pengguna jalan lain atau seberapa sering anda memakan makanan-makanan yang kurang sehat tapi enak di lidah atau terlalu banyak/sedikit makan. Mungkin anda tidak memperhatikan hal-hal yang anda anggap remeh, tapi sekali lagi saya tekankan, butuh kedisplinan untuk bisa menjadi sukses dan yang namanya displin itu tidak terlalu menyenangkan.

Discipline isn’t fun, tapi merupakan faktor yang penting sekali dalam sebuah kesuksesan. Lalu kenapa kebanyakan orang gagal dalam mendisplinkan dirinya? Jawabannya ada beberapa antara lain konflik kepentingan/tujuan, kegagalan mengontrol tingkah laku dan adanya kesulitan mengerahkan “kekuatan jiwa/psikologis” untuk bisa tetap mengontrol.

Ketika anda mencoba untuk trading dengan penuh disiplin, penting sekali terlebih dahulu untuk menetapkan tujuan yang jelas dan terperinci. Buat dan tentukan berapa profit yang anda ingin raih dan tetap jalankan trading anda sesuai dengan tujuan itu. Dengan memiliki tujuan, anda tahu apa dan bagaimana untuk melakukan trading anda, anda akan lebih mudah untuk exit dan entry. Tapi jika anda belum menentukan berapa profit yang anda tuju, maka yang timbul adalah konflik kepentingan/tujuan, semua trade dilakukan dengan tidak jelas dan tanpa arah. Semua dilakukan seenak udel anda, dan akan memperbesar peluang untuk bertindak impulsif tanpa pertimbangan terlebih dahulu.

Selanjutnya adalah, selalu kontrol dan monitor perilaku anda dalam trading. Kontrol perilaku berkaitan erat dengan konsentrasi. Buat konsentrasi anda tercurah hanya pada trade yang sedang berjalan sekarang, hiraukan yang sudah lewat atau akan terjadi. Jangan pernah konsentrasi anda teralihkan oleh pengalaman di masa lalu atau kemungkinan di masa depan. Jika konsentrasi anda teralihkan atau terganggu, maka anda akan kesulitan dalam mengendalikan diri dan sulit juga untuk tetap berpegang pada tujuan yang telah anda tentukan sebelumnya.

Membuat tujuan, mengontrol dan memonitor trading membutuhkan “energi psikologis”. Penting sekali untuk memperhatikan kemampuan anda dalam mempertahankan disiplin, atau dengan kata lain seberapa banyak “energi psikologis” anda, seberapa besar “stamina psikologis” anda. Dan seperti layaknya stamina otot, misalnya atlit, dibutuhkan latihan dan istirahat yang cukup. Dalam trading, latihan berarti jam terbang sedangkan istirahat berarti trading break. Jangan pernah remehkan trading break, karena jika anda sedang dalam kondisi “lelah”, berarti anda sedang kekurangan “energi psikologis” dan akibatnya anda akan lebih sulit untuk mengontrol emosi dan menghindari tindakan-tindakan impulsif. Tetapi dengan istirahat yang cukup, anda memiliki “energi psikologis” yang cukup untuk melawan pesimisme, tetap fokus dan memaintain self control.

Banyak trader kesulitan dalam hal disiplin. Yahh memang market sepertinya selalu menggoda kita untuk melakukan impulsif trade dan keluar dari rencana awal kita. Tapi seorang winning trader adalah trader yang penuh dengan disiplin. Dan saya yakin, dengan terus menerus berlatih dan membangun self control skill anda, maka anda sedang membangun jalan menuju sebuah kesuksesan yang diidam-idamkan. Selamat berjuang dan salam sukses.

Advertisements

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ***ya ya ya begitu lah adanya namun hal ini bukan seperti memotong kertas dengan gunting – gunting kertas aja harus ada skill kalo ndak pasti compas compes ;)) ya ndak ya ndak 😛

  2. yak betul sekali bang wison, makanya saya coba membahas di tulisan ini. mungkin bang wison ada yg bisa menambahkan sesuatu..

  3. 🙂 setuju


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: