Stay Cool

December 6, 2008 at 1:16 pm | Posted in My Post | Leave a comment

Dalam kondisi market yang selalu berubah, mungkin sebagian besar dari kita telah diberikan pelajaran yang sangat berharga oleh market, yaitu tetap tenang meskipun menghadapi tekanan/pressure yang berat. Trader yang mendapat pelajaran seperti ini tidak akan pernah mau untuk menjadi panik meskipun kondisi market bisa saja berubah drastis hanya dalam waktu yang relatif singkat. Memang sulit untuk tetap menjadi tenang apalagi dilakukan dalam trading tiap harinya. Kemarin naik hari ini turun, dan sepertinya mudah sekali untuk terjebak dalam “kabut ketidakjelasan” yang menyelimuti pasar. Yahh memang bukan pekerjaan yang mudah untuk selalu mengontrol emosi.

Saya yakin anda semua sudah tahu dan juga sudah menjalankan jargon plan your trade and trade your plan. Tetapi meskipun begitu, belum tentu trading anda berakhir manis. Mungkin anda sudah memiliki trading plan yang sudah cukup baik. Tapi ketika anda menjalankannya, tiba-tiba ada news yang dirilis dan mempengaruhi market, dan akhirnya semua berjalan dengan salah. Normalnya, anda akan menjadi kecewa atau emosi, dan akhirnya tidak bisa lagi berpikir dengan jernih. Jika anda tidak hati-hati dan waspada, semua itu akan berubah dengan kecemasan dan juga kepanikan.

Ketika trading berjalan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, mudah sekali bagi kita untuk menjadi frustasi dan disoriented dan berakhir dengan tindakan-tindakan bodoh dan primitif. Normal sekali bagi manusia untuk seperti itu karena memang ada bagian dari otak kita yang berfungsi untuk hal-hal seperti itu. Seperti halnya hewan, ketika ada sesuatu yang mengganggunya, maka hewan tersebut akan bereaksi, misalnya melawan atau justru lari. Semua itu adalah insting. Tapi kita sebagai manusia tentu saja berbeda dengan hewan, kita manusia memiliki akal pikiran. Dalam trading tentu saja tindakan instingtif seperti itu bukanlah sebuah usaha yang optimal untuk mengatasi masalah. Tapi akan lebih baik untuk tetap berpikir jernih, rasional lalu mengambil tindakan tepat.

Bagaimana caranya supaya kita terhindar dari kondisi-kondisi yang saya jabarkan di atas tersebut? Secara garis besar ada dua langkah yang bisa anda lakukan. Pertama, rencanakan trading anda dan selalu bekerja dalam asumsi-asumsi yang terburuk. Dengan begitu anda akan tetap bisa memelihara ketenangan dalam kepala anda. Terjebak dalam naik turunnya market selalu menimbulkan semacam tekanan bagi seorang trader. Dan tekanan seperti itu adalah langkah awal menuju sebuah kepanikan. Jika anda terjebak dan mulai menjadi panik, anda akan kesulitan untuk bisa berpikir secara rasional. Proteksi terbaik adalah selalu berasumsi bahwa keadaaan akan selalu berbalik (adverse). Jangan pernah membodohi diri anda dengan pikiran bahwa semua yang berlangsung salah akan membaik dengan sendirinya. Bad things do happen to good traders. Bagaimana anda mengantisipasi adverse? Jangan pernah trade dengan planning yang tidak jelas. Selalu pertimbangkan asumsi bahwa market kemungkinan akan berbalik,  dan pertimbangkan pula jika harga bergerak tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Buat aturan yang jelas, kapan anda harus exit dan kapan harus masuk, indikator apa yang dipakai dll. Buat semuanya sejelas-jelasnya. Dan bila semua sudah terencana, anda akan bisa bertindak dengan tegas, bukannya panik dan kehilangan arah. Jika sebuah trading plan sudah di formulasi dengan baik, pasti akan mudah pula untuk di ikuti/lakukan, meskipun ditengah kondisi yang tidak menentu. Dengan memiliki perencanaan yang baik, anda akan mudah untuk mengikutinya dengan kadar stress yang jauh lebih kecil dibanding tanpa atau dengan planning yang kurang baik.

Langkah kedua adalah risk management. Jika anda merisikokan uang yang tidak afford to lose, maka tekanan yang ada akan lebih besar. Anda akan selalu cemas. Tapi jika anda mengatur risiko, anda akan bisa tetap safe meskipun market bergerak melawan anda. Dengan mengatur risiko, anda akan merasa lega, dan berpikir: “Kemanapun market bergerak, saya akan tetap safe. Dengan demikian saya bisa tetap tenang dan trading sesuai dengan apa yang saya rencanakan.” Anda mungkin bisa cepat menjadi kaya hanya dengan beberapa luck pada beberapa trade saja, tapi kenapa harus ambil risiko seperti itu? Tidak ada orang yang akan selalu beruntung. Tidak ada indikator yang akan selalu benar untuk memprediksi market. Selalu berpedoman safety first, profit next.

Terkadang trading memang penuh dengan tekanan. Adverse yang cepat, atau pergerakan market yang tidak jelas, selalu membuat anda cenderung menjadi kehilangan keseimbangan. Dan ketika anda sudah limbung karenanya, sulit untuk mengembalikan keseimbangan anda. Anda tidak tahu apa yang harus anda lakukan. Jangan mau untuk terperangkap seperti itu. Ketika anda limbung, memang sulit untuk kembali berdiri tegar, tapi dengan memiliki planning yang detil dan jelas, anda akan lebih mudah untuk melangkah ke depan ketimbang terjebak dalam kepanikan. Dan dengan mengatur risiko, anda akan lebih mudah untuk mengatur emosi anda dan meminimalisir kehancuran yang terjadi. Jangan tunggu sampai terlambat. Lakukanlah segera sebelum market menjebak anda. Salam sukses

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: