Self-Control

June 27, 2009 at 9:27 pm | Posted in My Post | Leave a comment

Winning trader memiliki self-control. Self-control (pengendalian diri) memiliki definisi yang sangat beragam. Dalam trading, self-control berarti pengendalian diri atau pengendalian emosi. Kata “disiplin” sering digunakan untuk menjelaskan seorang trader yang mampu mengontrol dorongan hatinya untuk meninggalkan batasan risiko atau menyerahkan tradingnya berdasarkan fear dan greed yang ada. Bagi seorang trader, self-control adalah sebuah skill yang terus menerus membutuhkan praktik, kerja keras dan determinasi.

Sebagian orang menunjukkan self-control di satu sisi tapi tidak di sisi lainnya. Misalnya ada seseorang yang bisa mengontrol pola makannya dengan disiplin mengonsumsi makanan sehat dan teratur berolahraga dengan tujuan memiliki pola hidup yang sehat, tetapi di saat yang bersamaan dia tidak mampu untuk menghentikan kebiasaan buruknya merokok.

Ada juga orang-orang yang tidak memiliki kesulitan yang besar dalam hal pengendalian diri. Mereka menyukai aturan-aturan dan enjoy untuk mengikutinya. Mereka menolak godaan dan mengendalikan dorongan hatinya. Tapi ada juga orang yang justru sebaliknya, mereka kesulitan dalam hal disiplin, mereka cenderung selalu mengikuti perasaannya ketimbang mengikuti aturan yang sudah dibuat.

Apakah anda termasuk orang yang harus berjuang keras untuk bisa menunjukkan self-control ketika dalam trading? Saya harap tidak. Tapi jika anda termasuk orang yang lemah dalam hal disiplin dan atau impulsif, anda dapat belajar untuk membentuk self-control dan disiplin dalam trading.

Ada 3 hal yang harus dipertimbangkan untuk membangun self-control dalam trading. Pertama, ingatlah bahwa anda tidak harus menjadi disiplin dalam setiap hal dan setiap waktu. Yang hanya anda butuhkan adalah disiplin ketika anda sedang trading. Mungkin terdengar sangat remeh, tapi saya yakin dengan berpikir dan memahami hal ini akan sangat membantu. Bahkan mungkin anda perlu untuk meluangkan waktu-waktu tertentu dimana anda memberikan kesempatan kepada diri anda untuk menjadi tidak disiplin (misalnya trading break dan pergi berlibur).

Kedua, penting sekali untuk memiliki trading plan yang jelas dan spesifik. Anda harus memiliki signal atau tanda-tanda yang jelas kapan harus masuk dan kapan harus keluar. Beberapa trader melakukan kesalahan dengan mengabaikan faktor-faktor ini dan menjadikannya sesuatu yang tidak spesifik dan tidak terencana. Pendekatan yang seperti ini akan menimbulkan masalah pada kedisiplinan. Ketika anda tidak tahu apa yang harus anda lakukan, anda akan menjadi “lemah” dan kemungkinan untuk kehilangan self-control semakin besar.

Ketiga, pastikan bahwa anda memiliki energi yang cukup untuk trading dan level stres (ketegangan) yang rendah. Energi psikologis mutlak dibutuhkan untuk menjaga self-control dan disiplin. Ketika anda lelah, baik secara fisik maupun psikologis, anda hanya memiliki sedikit energi untuk bisa fokus mengurusi trading anda. Buat diri anda relaks, cukup istirahat dan cukup berenergi, karena jika tidak anda akan lebih mudah untuk menjadi ceroboh dan melakukan kesalahan.

Disiplin sangat menentukan kesuksesan dalam trading. Penting sekali untuk membentuk sense of discipline dalam diri anda. Semakin anda disiplin, semakin besar pula profit yang bisa anda raih. Salam sukses.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: