It’s Just Money

October 17, 2009 at 8:33 pm | Posted in My Post | Leave a comment

Semakin dingin dan logis kepala anda ketika trading, semakin anda bisa untuk bertindak dengan tepat ketika berada di bawah tekanan untuk profit. Jangan terlalu emosional karena chart yang naik dan turun dengan cepatnya. Apa yang anda pertaruhkan hanyalah uang, bukan diri anda seutuhnya. Penting sekali untuk melihat trading hanyalah sebuah bisnis yang melibatkan uang, bukan diri anda secara keseluruhan. Tapi sudut pandang ini akan sulit untuk digunakan ketika anda sedang terlarut dalam emosi. Sekali lagi, jangan melibatkan emosi. Trading hanyalah sebuah kegiatan untuk mencari keuntungan, tidak lebih dari itu.

Ketika saatnya kita mengambil keputusan yang melibatkan uang, mudah sekali menjadi bias karena ide-ide yang tiba-tiba muncul dikepala. Dan ilusi uang adalah ide terkuat yang bisa membiaskan. Uang membawa faktor emosi, dan kita biasanya membiarkan faktor tersebut membiaskan opini kita dan mendorong kita berpikir irasional. Lihat saja orang-orang yang bergembira ketika gajinya dinaikkan 10% sedangkan harga barang-barang sudah naik 50% bahkan lebih.

Dalam kehidupan ini, uang telah diasosiasikan sebagai kebahagiaan, keamanan dan juga jaminan. Jika kita punya uang, kita bisa membeli pakaian yang bagus yang bisa menambah rasa hormat orang-orang lain disekeliling kita. Semakin banyak uang yang kita punya, semakin kita merasa aman. Sulit sekali untuk tidak berpikir seperti ini dan belajar untuk melihat chart dengan obyektif. Banyak trader yang tertarik ke dalam dunia trading karena silaunya kekayaan. Semakin banyak uang yang didapat, semakin tinggi status dan kebebasan yang mereka dapatkan. Memang wajar jika anda berpikir seperti itu, tapi yang perlu diingat adalah: dengan berpikir seperti itu, berarti anda akan lebih sulit untuk berpikir dengan obyektif dalam mengambil keputusan. Dan ketahuilah, profitable trading membutuhkan mindset yang logis dan obyektif, bukan mindset yang bias. Penting sekali bagi anda untuk menjadi seobyektif mungkin dalam trading.

Menyingkirkan emosi dalam trading membutuhkan praktik dan latihan, dan dengan sedikit persiapan dan planning, anda akan belajar untuk trade dengan obyektif dan efortless. Setahu saya, strategi terbaik dalam menyingkirkan emosi adalah dengan pengaturan uang dan risiko. Trade with money you can afford to lose. Dengan membatasi risiko pada angka yang relatif kecil dibandingkan dengan modal, anda akan tahu apa dan bagaimana jika skenario terburuk terjadi, anda akan menanganinya dengan mudah.

Penting juga untuk membiasakan diri melihat profit/loss sebagai persentase. Daripada anda membayangkan berapa banyak dollar yang bisa anda raih, lebih baik fokus melihat trading dalam poin atau persentase saja. Persentase akan membantu anda lebih obyektif daripada melihat dalam dollar.

Membangun mindset yang rasional dan obyektif adalah syarat profitable trading. Memang sulit untuk tetap menjadi obyektif ketika uang anda sedang “bermain”. Dengan membatasi risiko, trade dengan uang yang afford to lose dan melihat profit/loss sebagai persentase, anda akan jauh lebih mudah untuk tetap obyektif dan trade dengan winning mentality. Salam sukses.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: